This is an old revision of the document!
Candi Ratu Boko sebernarnya bukan merupakan candu, melainkan sebuah reruntuhan sebuah kerajaan sehingga sering disebut Kraton Ratu Boko. Disebut Ratu Boko karena menurut legenda situs ini merupakan istana Ratu Boko, ayah Lara Jonggrang. Istana yang awalnya bernama Abhayagiri Vihara (berarti biara di bukit yang penuh kedamaian) ini didirikan untuk tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. Menurut lokasinya, bangunan-bangunan di situs Candi Ratu Boko dapat dikelompokkan menjadi lima, yaitu gapura utama, Paseban, Keputren, Pendapa, dan gua.
Candi Ratu Boko terletak sekitar 3 km ke arah selatan dari Candi Prambanan atau sekitar 19 km ke arah selatan dari kota Yogyakarta. Objek wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 17.00. Untuk tiket ke Candi Ratu Boko, tiap orang membayar sebesar Rp. 25.000,- (dewasa), dan anak-anak Rp. 10.000,-. Bagi yang senang melihat sunset, Ratu Boko menjadi tempat yang tepat. Candi Ratu Boko sangat terkenal sebagai spot terbaik untuk menikmati sunset di Yogyakarta. Pengelolaan di Candi Ratu Boko ini terlihat sangat profesional. Semua fasilitas tertata dengan rapi dan bersih, sebagai contoh adalah toilet yang sering dijadikan indikasi kualitas sebuah tempat wisata.