This shows you the differences between two versions of the page.
|
pohon_beringin_kembar [2015/04/20 11:52] melisa |
pohon_beringin_kembar [2015/05/18 10:16] (current) melisa |
||
|---|---|---|---|
| Line 1: | Line 1: | ||
| ====== Pohon Beringin Kembar Alun-Alun Kidul ====== | ====== Pohon Beringin Kembar Alun-Alun Kidul ====== | ||
| - | {{:20150206_144722.jpg?300 |}}Di Alun-alun Kidul (Selatan) Yogyakarta terdapat pohon beringin kembar yang terkenal dengan permainannya yaitu Masangin (masuk di antara dua beringin). Aturan permainan yaitu berjalan melewati daerah di antara dua pohon tersebut dengan mata tertutup.Konon katanya jika berhasil melewati rintangan tersebut maka apa yang diinginkan akan terkabul. \\ | + | {{:20150206_144722.jpg?300 |}}Di Alun-alun Kidul (Selatan) Yogyakarta terdapat pohon beringin kembar yang terkenal dengan permainannya yaitu Masangin (masuk di antara dua beringin). Aturan permainan yaitu berjalan melewati daerah di antara dua pohon tersebut dengan mata tertutup. Konon katanya jika berhasil melewati rintangan tersebut maka apa yang diinginkan akan terkabul. \\ |
| Akan tetapi Masangin bukan hanya sekedar permainan, permainan ini bahkan mengandung mitos terkait peristiwa pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I bertakhta. Mitos yang beredar di masyarakat Yogyakarta menyebutkan, kala itu putri Sri Sultan Hamengku Buwono I akan dipinang oleh seorang pria. | Akan tetapi Masangin bukan hanya sekedar permainan, permainan ini bahkan mengandung mitos terkait peristiwa pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I bertakhta. Mitos yang beredar di masyarakat Yogyakarta menyebutkan, kala itu putri Sri Sultan Hamengku Buwono I akan dipinang oleh seorang pria. | ||
| Namun, karena Sang Putri tidak mencintainya maka dia menolak secara halus dengan cara memberikan syarat jika ingin menikah dengannya maka lelaki itu harus bisa berjalan dengan mata tertutup dari Pendopo yang ada di sebelah utara Alun-alun Kidul melewati pohon beringin kembar di tengah alun-alun dan sampai di pendopo yang ada di sebelah selatan alun-alun kidul.\\ | Namun, karena Sang Putri tidak mencintainya maka dia menolak secara halus dengan cara memberikan syarat jika ingin menikah dengannya maka lelaki itu harus bisa berjalan dengan mata tertutup dari Pendopo yang ada di sebelah utara Alun-alun Kidul melewati pohon beringin kembar di tengah alun-alun dan sampai di pendopo yang ada di sebelah selatan alun-alun kidul.\\ | ||
| Line 11: | Line 11: | ||
| {{:masangin.jpg?200|}} {{:20150206_145120.jpg?200 |}} {{:20150206_144520.jpg?200 |}} {{:11118909_1067029949978042_727717110_n.jpg?200 |}} | {{:masangin.jpg?200|}} {{:20150206_145120.jpg?200 |}} {{:20150206_144520.jpg?200 |}} {{:11118909_1067029949978042_727717110_n.jpg?200 |}} | ||
| + | |||
| + | ---- | ||
| + | Sumber : http://www.sayangi.com/fitur/tahukah-anda/read/25813/legenda-dan-mitos-beringin-kembar-alun-alun-yogyakarta | ||