User Tools

Site Tools


pohon_beringin_kembar

Pohon Beringin Kembar Alun-Alun Kidul

Di Alun-alun Kidul (Selatan) Yogyakarta terdapat pohon beringin kembar yang terkenal dengan permainannya yaitu Masangin (masuk di antara dua beringin). Aturan permainan yaitu berjalan melewati daerah di antara dua pohon tersebut dengan mata tertutup. Konon katanya jika berhasil melewati rintangan tersebut maka apa yang diinginkan akan terkabul.
Akan tetapi Masangin bukan hanya sekedar permainan, permainan ini bahkan mengandung mitos terkait peristiwa pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I bertakhta. Mitos yang beredar di masyarakat Yogyakarta menyebutkan, kala itu putri Sri Sultan Hamengku Buwono I akan dipinang oleh seorang pria. Namun, karena Sang Putri tidak mencintainya maka dia menolak secara halus dengan cara memberikan syarat jika ingin menikah dengannya maka lelaki itu harus bisa berjalan dengan mata tertutup dari Pendopo yang ada di sebelah utara Alun-alun Kidul melewati pohon beringin kembar di tengah alun-alun dan sampai di pendopo yang ada di sebelah selatan alun-alun kidul.
Ternyata pemuda itu gagal memenuhi syarat tersebut. Kemudian sang sultan memberikan sabda, bahwa yang bisa melewati syarat sang putri hanyalah pemuda yang hatinya bersih dan tulus. Sampai pada akhirnya datang seorang pemuda dari Siliwangi yang berhasil melewati syarat sang putri. Akhirnya sang putri dipersunting oleh pemuda tersebut. Secara politik kemudian muncul suatu kekerabatan yang erat antara Mataram dengan Kerajaan Siliwangi.
Selain itu, terdapat mitos lain yang berkembang ketika di zaman Sri Sultan Hamengku Buwono VI menyebutkan bahwa beringin kembar di Alun-alun Kidul merupakan pintu gerbang ke laut selatan.



Sumber : http://www.sayangi.com/fitur/tahukah-anda/read/25813/legenda-dan-mitos-beringin-kembar-alun-alun-yogyakarta

pohon_beringin_kembar.txt · Last modified: 2015/05/18 10:16 by melisa